Category Archives: Essential Oils 101

Essential Oils 101

Gone Away Lame with Lime

Kamu suka aroma citrus? Jangan lewatkan Jeruk Nipis, alias Lime (Citrus latifolia)

Bagi orang Indonesia, Jeruk Nipis sebenarnya hampir tak mudah diabaikan. Jika tidak muncul sebagai minuman segar, Jeruk Nipis hadir sebagai pelengkap hidangan, baik dalam racikan sambal maupun dalam menu Soto. Sudah bukan rahasia pula kalau orang Indonesia suka mempergunakan Jeruk Nipis sebagai bahan terapi gangguan tenggorokan atau sebagai campuran pembersih rumah tangga ketika mencuci peralatan makan dan dapur. Continue reading

Frankincense Essential Oil

Frankincense essential oil atau yang juga disebut sebagai King of Oil ini berasal dari Somalia/Yemen.  Kata “Frankincense” berasal dari bahasa Perancis Kuno “franc encens” yang artinya dupa kualitas tinggi. Essential oil ini dihasilkan dari getah pohon Boswellia Carterii melalui penyulingan uap.

Continue reading

An Oiler Journey : Mendaki Rinjani

Yang berpikir bahwa Essential Oil adalah delicate matters dan hanya berguna untuk hal-hal domestik, kiranya perlu berpikir ulang. Essential Oil, selain potent juga powerful. Aku sudah membuktikannya.

Beberapa waktu lalu aku dan rekan sejawat merencanakan bepergian untuk melakukan pendakian ke gunung tertinggi ketiga di Indonesia. Gunung Rinjani (3726 meter di atas permukaan laut), berada di Lombok, terkenal dengan keindahan dan medan pendakiannya yang menantang dengan karakteristik campuran. Continue reading

Kisah Penggunaan Myrtle

Myrtle, pic taken from www.rhs.org.uk

Myrtle adalah tanaman dari keluarga jambu-jambuan yang dapat ditemukan di Timur Tengah dan Mediterania. Penggunaan myrtle secara tradisional telah dikenal luas. Oleh masyarakat Turki, Myrtle depercaya dapat menurunkan tingkat gula dan bahkan dipakai dalam terapi penderita diabetes tipe-2. Sedangkan di masyarakat Iran, myrtle dipakai dalam pengobatan malaria, penyakit yang ditularkan melalui nyamuk, yang menyebabkan parasit tinggal di dalam darah manusia. Penelitian dengan  tikus lab menunjukkan bahwa kegiatan parasi dapat ditekan sebesar 84% setelah 4 hari perlakuan.  Continue reading

Diffusing Young Living Essential Oil

Memakai Young Living dengan cara difusi

Pikiran kita menciptakan sebuah koneksi yang sangat kuat antara aroma/bebauan dengan emosi, lingkungan dan memori kita. Contoh gampangnya adalah ketika kita di mall mencium aroma kayu manis, maka ingatan kita akan mengarahkan pada toko kue, dan bisa jadi kita menjdai merasa lapar, atau merasa senang karena “wow, ada toko kue kesukaanku”. Contoh lain lagi ketika kita mencium aroma amis ikan di pasar tradisional, maka ingatan kita akan membawa pada ikan, cumi dan hidangan laut dan bisa jadi kita merasa mual, ingin menutup hidung dan jika berlama-lama maka akan kehilangan kesabaran atau marah-marah karena pening. Kenapa demikian: karena insting bertahan hidup kita memberitahu kita untuk menjauhkan diri dari hal-hal yang berbahaya.

Continue reading

Merawat Kesehatan Gigi dan Mulut dengan Young Living

Apakah kamu tahu bahwa produk Young Living bukan hanya essential oil? Young Living juga mempunyai produk seperti suplemen, skin care, toiletries dan lainnya. Di artikel ini, aku akan berbagi mengenai produk untuk merawat kesehatan gigi dan mulut.

Sebelum masuk ke produk kesehatan gigi dan mulut (Oral Health), sudahkah kamu membaca label pasta gigimu? Apakah pasta gigimu mengandung zat kimia yang berbahaya? Ada beberapa zat kimia yang harus diwaspadai seperti:

Continue reading

Psychedelico Patchouli

Guess what… Essential Oil yang satu ini adalah favoritku. Bukan hanya karena kegunaannya yang pas dengan kebutuhanku tetapi juga karena latar belakang kisahnya yang eksotik.

Nama latinnya adalah Pogostemon cablin. Tak cukup banyak yang tahu bagaimana wujudnya, tetapi sebenarnya sangat akrab di kebudayaan kita. Dalam bahasa Indonesia atau Melayu, rumpun semak ini disebut Nilam. Dan memang Nilam banyak tumbuh di region tropis Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Yeay! Pemanfaatan minyak Nilam rupanya sudah setua sejarah. Kebanyakan dipakai sebagai aromatik parfum, sabun dan dupa meditasi, sesuai dengan asal kata Patchouli yaitu ‘patcholi’ yang berarti mengharumkan. Orang Indialah yang menggunakannya sebagai pewangi kain dan syal sejak 1880-an. Di  tahun 1960-an, ketika Generasi Bunga tengah marak, minyak Nilam banyak digunakan oleh kaum hippy, bahkan menjadi semacam identitas dari jiwa yang bebas.

Continue reading

Lemon Essential Oil

Siapa yang tidak suka dengan buah lemon? Apakah kamu tahu bahwa untuk membuat lemon essential oil yang dibutuhkan adalah kulit lemon? Lemon essential oil (Young Living) dihasilkan dari jenis Citrus limon, yang ditanam di California dan Italia. Metode yang digunakan untuk memproduksi lemon essential oil adalah dengan cold-pressed. Untuk membuat 1 kg lemon essential oil dibutuhkan 3000 buah lemon atau kira2 75 buah lemon untuk membuat 1 botol 15 ml lemon essential oil.

Continue reading

Seed to Seal Process

Di artikel Essential Oil 101 sebelumnya sudah dijelaskan bahwa untuk menghasilkan essential oil yang murni, original dan mempunyai efek theurapetic yang terbaik, Young Living menerapkan proses Seed to Seal. Mulai dari pemilihan bibit sampai dengan pengemasan, Young Living menerapkan kontrol terhadap kualitas untuk memastikan bahwa essential oil yang diterima oleh pelanggan adalah benar-benar sesuai dengan apa yang disediakan oleh alam.

Continue reading

Peppermint Essential Oil

Peppermint adalah salah satu dari tumbuhan tertua yang digunakan untuk meredakan gangguan pencernaan. Peppermint berasal dari Eropa dan merupakan hibrida atau percampuran dari watermint dan spearmint. Peppermint essential oil (Young Living) dihasilkan dari jenis Mentha piperita, yang ditanam di Amerika Utara, daerah Mediterania, dan Inggris Raya. Bagian tumbuhan yang digunakan adalah dari daun dan batangnya kemudian disuling sehingga menghasilkan peppermint essential oil. Untuk membuat 1 botol peppermint essential oil dibutuhkan 1 pon tumbuhan peppermint (1 pon = 453,592 gram).

Continue reading