Liver Detox

Selamat pagi.

Sudah berapa banyak polutan diasup tubuh kita hari ini? Hitung mulai dari bangun pagi, kuterus mandi (dengan sabun mengandung kimiawi), tidak lupa menggosok gigi (dengan fluoride pencerah senyum), pakai pelembab dan perona bibir, pergi ke luar rumah dan ke jalan raya penuh debu dan asap… sampaaaai dengan kembali tidur ketika mengoleskan krim malam. Sungguh banyak dan kita tidak bisa menghindari zat-zat berbahaya memasuki tubuh kita.

Organ tubuh manusia yang bekerja paling keras dalam menerima, mengolah, memilah dan kemudian membuang zat-zat tidak berguna (dan berbahaya) adalah hati kita. Liver ya, bukan heart. Pada pokoknya kerja hati adalah menghasilkan cairan empedu yang digunakan dalam proses pencernaan untuk mengubah komposisi gula dan protein menjadi lemak untuk bahan tenaga kerja tubuh keseluruhan. Tetapi selain itu, hati pula yang menyortir bahan-bahan yang tak diperlukan tubuh. Hati pula yang kemudian ‘menangkap’ kandungan berbahaya yang memasuki tubuh untuk kemudian dibuang lewat keringat melalui kulit, ginjal berupa urine, dan usus berupa feses. Hati mengerjakannya sepenuh-hati. Nah lho. Ngga pakai alarm, tidak menurut perintah kesadaran, sepanjang waktu dan seumur hidup, selama ada kebutuhan di dalam tubuh yang hidup. Sama ya, seperti jantung, dan banyak organ dalam lainnya.

Tuh… kebayang kan kalau kita malah sengaja mengasup zat-zat yang tidak baik bagi tubuh? Misalnya, nikotin pada rokok, atau pengawet kimia pada makanan kita. Susahnya, kita semakin tidak bisa juga menghindar dari polutan. Ada asap kendaraan, asap dari perokok aktif yang adalah pasangan kita, deterjen pembersih pakaian, dan masih banyak lagi. Karenanya, kesehatan dan performa hati perlu mendapat perhatian kita dan perawatan yang layak. Dengan apa? Waktu istirahat yang cukup untuk tubuh dan hati. Berhenti makan sebelum kenyang. Tidur yang cukup. Yang kedua, dengan detoksifikasi. Menghilangkan racun-racun yang disimpan dalam badan. Ini juga berarti mengistirahatkan hati dari pekerjaan yang terlalu berat. Berpuasa, termasuk dalam metode detoksifikasi ini. Apalagi? Gunakan essential oil untuk merawat dan memperbaiki kinerja organ.

Adalah essential oil JuvaCleanse, yang khusus diformulasi oleh Gary Young untuk membantu proses ‘pembersihan’ hati. Blend oil ini mengandung Helichrysum, Ledum, dan Biji Seledri (Celery seed). Helichrysum membantu proses regenerasi jaringan dan sirkulasi, merangsang kerja hati untuk membuang plak yang melekat pada saluran peredaran darah. Ledum melingdungi hati dan kelancaran produksi empedu. Proses ini mencegah hati ditumpuki oleh lemak. Sedangkan celery seed merupakan ‘agen’ pembersihan yang sangat kuat. Gunakan sehari-hari baik dihirup, by topical maupun by ingest.

Kalau tidak ada JuvaCleanse, The Hearty Oil Family merekomendasikan penggunaan single citrus oil. Lemon, Grapefruit, atau Orange. Bisa dipakai sebagai single oil, atau dipadukan supaya lebih meriah. Apalagi kalau diteteskan pada infused water-mu.

Lakukan secara rutin sebagai perawatan. Bagi yang mengalami problem dengan liver, beri waktu sampai 4 bulan, periode siklus organ-organ tubuh untuk memperbaharui performanya. Pertahankan gaya hidup sehat. Dan sebanyak mungkin hindari masalah.

 

Happy Oiling,

Start your Oil Journey here

*Dilarang mengcopy atau menyebarluaskan artikel ini tanpa izin.

*Disclaimer: Informasi yang disampaikan di dalam website ini berdasarkan pada pengalaman kami dalam memakai Young Living essential oils. Pernyataan dan produk yang disebutkan dalam website ini tidak diuji oleh badan POM dan tidak ditujukan untuk mendiagnosa, mencegah, mengobati maupun menyembuhkan suatu penyakit. Mohon merujuk pada disclaimer lengkap kami di sini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *